Saturday, November 30, 2019

KEAMANAN KOMPUTER (M12)

EVALUASI KEAMANAN SISTEM INFORMASI


Sebab Masalah Keamanan HarusSelalu Dimonitor
•Ditemukannya lubang keamanan (security Hole) yang baru
 biasanya akibat kecerobohan implementasi
•Kesalahan konfigurasi
•Penambahan perangkat baru yang menyebabkan menurunya 
 tingkat security atau berubahnya untuk mengoperasikan sistem. Misal masih menggunakan
 password yang sama dari vendor.

Sumber Lubang Keamanan
1.Salah Design
2.Implementasi kurang baik
3.Salah konfigurasi
4.Salah menggunakan program/sistem

Salah Desain
•Akibat desain yang salah, walaupun implementasinya baik,
 kelemahan dari sistem akan tetap ada.
•Contoh: kesalahan desain urutan nomor (squence numbering) 
 dari paket TCP/ IP, kesalahan ini dapat dieksploitasi sehingga 
 timbul masalah yang dikenal dengan nama ‘IP Spoofing’
 (Sebuah host memalsukan diri seolah-olah menjadi host lain
 dengan membuat paket palsu setelah mengamati urutan paket 
 dari host yang hendak diserang).

Implementasi yang kurang baik
•Banyak program yang diimplementasikan secara terburu
 buru sehingga kurang cermat dalam pengkodean.
•Tidak adanya cek dan testing implementasi suatu program 
  yang baru dibuat.
•Contoh: kealpaan memfilter karakter-karakter aneh yang 
  dimasukan sebagai input dari sebuah program sehingga sang 
  program dapat mengakses berkas atau informasi yang semestinya 
  tidak boleh diakses.

Salah Konfigurasi
•Contoh: Berkas yang semestinya tidak dapat diubah oleh pemakai 
  secara tidak sengaja menjadi “writeable”. Apabila berkas tersebut 
  merupakan berkas yang penting,seperti berkas yang digunakan 
  untuk menyimpan password,maka efeknya menjadi lubang 
  keamanan.Kadang kala sebuah komputer dijual dengan 
  konfigurasi yang sangat lemah.
•Adanya program yang secara tidak sengaja diset menjadi 
 “setuidroot” sehingga ketika dijalankan pemakai memiliki akses 
   seperti superuser (root) yang dapat melakukan apa saja.

Salah Menggunakan Program/Sistem
•Kesalahan menggunakan program yang dijalankan dengan 
 menggunakan account root (super user) dapat berakibat fatal.

Pengujian Keamanan Sistem
•Untuk memudahkan administrator dari sistem informasi 
 membutuhkan “automated tools”,perangkat pembantu otomatis, 
 yang dapat membantu menguji atau evaluasi keamanan 
 sistem yang dikelola.

Contoh Tools Pengujian yang dibuat para hacker













PROBING SERVICES
•Probing: Meraba service apa saja yang tersedia.
•Service di internet umumnya dilakukan dengan menggunakan 
  protokol TCP atau UDP. Setiap service menggunakan port 
  berbeda (SMTP untuk menerima dan mengirim email (port 25), 
  POP3 untuk mengambil email (port 110))
•Kadang kadang beberapa servis harus dimatikan karena 
 ada kemungkinan dapat dieksploitasi oleh cracke.
•Untuk beberapa service yang berbasisTCP / IP , proses probe
 dapat dilakukan dengan menggunakan program Telnet.

OS FINGERPRINTING
•Adalah analisis OS Sistem yang ditujukan agar dapat melihat 
 database kelemahan sistem yang dituju.
•Metode:
 1.Service telnet keserver yang dituju,jika server tersebut kebetulan 
    menyediakan servis telnet,seringkali ada banner yang 
    menunjukkan nama OS beserta versinya. 
 2.Service FTP diport 21.Dengan melakukan telnet keport 
    tersebut dan memberikan perintah“SYST anda dapat 
    mengetahui versi dari OS yang digunakan.
 3.Melakukan finger ke Webserver,dengan mengguna-kan 
    program netcat(nc).

Penggunaan Program Penyerang
•Untuk mengetahui kelemahan sistem informasi adalah 
 dengan menyerang diri sendiri dengan paket program 
 penyerang yang dapat diperoleh di internet.
•Penyerangan sifatnya pencurian atau penyadapan data
•Penyadapan data bisanya dikenal dengan istilah‘Sniffer’ 
 dengan menyadap password dan informasi yang sensitif.

Penggunaan Sistem Pemantau Jaringan
•Sistem pemantau jaringan (network monitoring)
 dapat digunakan untuk mengetahui adanya lubang keamanan.
•Network monitoring biasanya dilakukan dengan menggunakan 
 protokol SNMP (Simple Network Management Protocol).

Sumber: Diolah dari berbagai sumber

                
                       >>>>>TERIMAKASIH<<<<<

Saturday, November 23, 2019

MANAJEMEN MEMORI (SISTEM OPERASI)

MANAJEMEN MEMORI

Memori adalah pusat dari operasi pada sistem komputer modern,
berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus 
diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Memori adalah array besar 
dari word atau byte, yang disebut alamat. CPU mengambil 
instruksi dari memory berdasarkan nilai dari program counter. 
Instruksi ini menyebabkan penambahan muatan dari dan 
ke alamat memori tertentu. Sedangkan manajemen memori 
adalah suatu kegiatan untuk mengelola memori komputer. 
Proses ini menyediakan cara mengalokasikan memori untuk 
proses atas permintaan mereka, membebaskan untuk digunakan 
kembali ketika tidak lagi diperlukan serta menjaga alokasi 
ruang memori bagi proses. Pengelolaan memori utama sangat 
penting untuk sistem komputer.
Berikut  kami sajikan bahasan-bahasan yang terkait dengan memori :

1.Definisi Manajemen Memori
Manjemen memori (Memory Manager) adalah salah satu 
bagian sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan 
proses mana yang diletakkan pada antrian. Manajemen memori DOS 
merupakan mekanisme pengaturan memori pada sistem operasi DOS.
Sistem operasi berjalan dalam modus real dengan arsitektur 
berbasis prosesor intel x86. Dalam modus real, hanya 20-bit 
pertama dari bus alamat yang akan digunakan oleh sistem operasi 
untuk mengakses memori, sehingga menjadikan jumlah memori 
yang dapat diakses hanya mencapai 220=1048576 bytes (1 MB), 
dari yang seharusnya 32-bit/40-bit pada prosesor-prosesor modern. 
Ada beberapa macam jenis memori diantaranya :

a.Memori Kerja
   • ROM/PROM/EPROM/EEPROM
   • RAM
   • Cache memory
b.Memori Dukung
   >Floppy, harddisk, CD, dll.

2.Manajemen Memori
Terdapat 2 (dua) manajemen memori yaitu :
a.Manajeman memori statis
   Dengan pemartisian statis, jumlah, lokasi dan ukuran proses 
   dimemori tidak beragam sepanjang waktu secara tetap.
b.Manajemen memori dinamis
   Dengan pemartisian dinamis , jumlah, lokasi dan ukuran proses 
   dimemori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis.

Manajemen Memori Berdasarkan Alokasi memori Terdapat 
2 (dua) cara menempatkan informasi ke dalam memori kerja, yaitu:
a. Alokasi Memori Berurutan (Contiguous Allocation)
Pada alokasi memori berurutan, setiap proses menempati satu 
blok tunggal lokasi memori yang berurutan.
Kelebihan : sederhana, tidak ada rongga memory bersebaran, 
proses berurutan dapat dieksekusi secara cepat.
Kekurangan : memori boros, tidak dapat disisip apabila tidak 
ada satu blok memori yang mencukupi.
b. Alokasi Memori Tak Berurutan (Non Contiguous Allocation)
Program/proses ditempatkan pada beberapa segmen berserakan, 
tidak perlu saling berdekatan atau berurutan. Biasanya digunakan 
untuk lokasi memori maya sebagai lokasi page-page.
Kelebihan : sistem dapat memanfaatkan _ memori utama secara 
lebih efesien, dan sistem operasi masih dapat menyisip proses 
bila jumlah lubang-lubang memori cukup untuk memuat proses 
yang akan dieksekusi.
Kekurangan : memerlukan pengendalian yang lebih rumit dan 
memori jadi banyak yang berserakan tidak terpakai.
c. Penggunaan memori
Pencocokan ukuran informasi ke penggalan memori kerja 
disebut sebagai fit. Bagian dari memori kerja yang tidak terpakai 
dan letaknya tersebar di banyak wilayah memori kerja disebut 
sebagai fragmen. Peristiwa terjadinya fragmen disebut fragmentasi
d. Pencocokan (fit) dan fragmentasi
Beberapa jenis strategi pencocokan antara lain:
1. Cocok pertama (first fit)
    Pencocokan terjadi menurut antrian informasi
2. Cocok pertama berdaur (cyclical first fit)
    Pencocokan tidak harus dimulai dari urutan penggalan memori 
    yang pertama, tetapi dapat dilakukan setelah terjadi pencocokan 
    sebelumnya.
3. Cocok terbaik (best fit)
    Pencocokan dilakukan sesuai dengan penggalan memori 
    yang ukurannya pas.
4. Cocok terburuk (Worst fit)
    Informasi akan menempati penggalan yang ukurannya terbesar.
e. Fragmentasi
Menurut prosesnya terdapat dua macam fragmentasi :
a. Fragmentasi internal
    Kelebihan memori pada penggalan memori ketika penggalan 
    memori itu menerima penggalan informasi yang berukuran 
    kurang dari ukuran penggalan memori.
b. Fragmentasi Ekternal
    Penggalan memori bebas yang ukurannya terlalu kecil untuk 
    dapat menampung penggalan informasi yang akan dimuat ke 
    penggalan memori itu.
    Contoh : Proses.

3. Fungsi manajemen memori :
Manajemen memori sangat penting untuk memproses dan 
fasilitas masukan/keluaran secara efisien, sehingga memori 
dapat menampung sebanyak mungkin proses dan sebagai upaya 
agar pemrogram atau proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik 
di sistem komputer.  
Berikut ini kami sebutkan fungsi manajemen memori diantaranya :
1.Mengelola informasi memori yang dipakai dan tidak dipakai.
2.Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.
3.Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai.
4.Mengelola swapping antara memori utama dan disk.

4.  Manajemen memori berdasarkan keberadaan swapping/paging
Terbagi dua yaitu :
1.Manajemen tanpa swapping atau paging
   Yaitu manajemen memori tanpa pemindahan citra proses antara 
   memori utama dan disk selama eksekusi. Yang terdiri dari :
Ø  Monoprogramming, ciri-cirinya:
- Hanya satu proses pada satu saat
- Hanya satu proses menggunakan semua memori
- Pemakai memuatkan program ke seluruh memori dari disk/tape
- Program mengambil kendali seluruh mesin
Ø  Multiprogramming Dengan Pemartisian Statis
Terbagi dua :
- Pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran sama, yaitu ukuran 
  semua partisi memori adalah sama.
- Pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran berbeda, yaitu ukuran 
  semua partisi memori adalah berbeda.

Strategi Penempatan Program Ke Partisi
Satu Antrian Tunggal Untuk Semua Partisi
Keuntungan : Lebih fleksibel serta implementasi dan operasi 
                      lebih minimal karena hanya mengelola satu antrian.
Kelemahan : Proses dapat ditempatkan di partisi yang banyak 
                     diboroskan, yaitu proses kecil ditempatkan di partisi 
                     sangat besar.

Satu Antrian Untuk Tiap Partisi (banyak antrian utk Seluruh Partisi) 
KeuntunganMeminimalkan pemborosan memori
Kelemahan : Dapat terjadi antrian panjang di suatu partisi 
                     sementara antrian partisi - partisi lain kosong.

2.Manajemen dengan swapping atau paging
Swapping : pemindahan proses dari memori utama ke 
                  disk dan kembali lagi.
1.Multiprogramming dengan Pemartisisan Dinamis
   Jumlah , lokasi dan ukuran proses di memori dapat beragam 
   sepanjang waktu secara dinamis.
Kelemahan:
- Dapat terjadi lubang-lubang kecil memori di antara 
  partisi-partisi yang dipakai.
- Merumitkan alokasi dan dealokasi memori.
2.Pencatatan Pemakaian memori
   - Pencatatan memakai peta bit (Bit Map).
   - Pencatatan memakai linked list.


5. Sistem Buddy
Sistem buddy adalah algoritma pengelolaan memori yang 
memanfaatkan kelebihan penggunaan bilangan biner dalam 
pengalamatan memori. Karakteristik bilangan biner digunakan 
untuk mempercepat Penggabungan lubang-lubang berdekatan 
ketika proses terakhir atau dikeluarkan. Mekanisme pengelolaan 
sistem buddy tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan.

Keunggulan Sistem Buddy
1. Sistem buddy mempunyai keunggulan dibanding algoritma-
    algoritma yang mengurutkan blok-blok berdasarkan ukuran. 
    Ketika blok berukuran 2k dibebaskan, maka manajer memori
    hanya mencari pada senarai lubang 2k untuk memeriksa 
    apakah dapat dilakukan penggabungan. Pada algoritma 
    algoritma lain yang memungkinkan blok-blok memori dipecah 
    dalam sembarang ukuran, seluruh senarai harus dicari.
2. Dealokasi pada sistem buddy dapat dilakukan dengan cepat.

Kelemahan Sistem Buddy
1. Utilisasi memori pada sistem buddy sangat tidak efisien.
2. Masalah ini muncul dari dari kenyataan bahwa semua permintaan 
    dibulatkan ke 2k terdekat yang dapat memuat. 
    Proses berukuran 35 kb harus dialokasikan di 64 kb, terdapat 
    29 kb yang disiakan. Overhead ini disebut fragmentasi internal 
    karena memori yang disiakan adalah internal terhadap 
   segmen-segmen yang dialokasikan.

Sumber: http://sistemoperasitakbirmiswar.blogspot.com/2016/04/manajemen-memori.html

                                  >>>>>TERIMAKASIH<<<<<


Saturday, November 16, 2019

ARSITEKTUR & ORGANISASI KOMPUTER (UNIT MASUKAN & KELUARAN)

UNIT MASUKAN DAN KELUARAN Definisi dan Fungsi: Unit masukan dan keluaran merupakan bagian komponen   utama dari sistem komputer ...