EVALUASI KEAMANAN SISTEM INFORMASI
Sebab Masalah Keamanan HarusSelalu Dimonitor
•Ditemukannya lubang keamanan (security Hole) yang baru
biasanya akibat kecerobohan implementasi
•Kesalahan konfigurasi
•Penambahan perangkat baru yang menyebabkan menurunya
tingkat security atau berubahnya untuk mengoperasikan sistem. Misal masih menggunakan
password yang sama dari vendor.
Sumber Lubang Keamanan
1.Salah Design
2.Implementasi kurang baik
3.Salah konfigurasi
4.Salah menggunakan program/sistem
Salah Desain
•Akibat desain yang salah, walaupun implementasinya baik,
kelemahan dari sistem akan tetap ada.
•Contoh: kesalahan desain urutan nomor (squence numbering)
dari paket TCP/ IP, kesalahan ini dapat dieksploitasi sehingga
timbul masalah yang dikenal dengan nama ‘IP Spoofing’
(Sebuah host memalsukan diri seolah-olah menjadi host lain
dengan membuat paket palsu setelah mengamati urutan paket
dari host yang hendak diserang).
Implementasi yang kurang baik
•Banyak program yang diimplementasikan secara terburu
buru sehingga kurang cermat dalam pengkodean.
•Tidak adanya cek dan testing implementasi suatu program
yang baru dibuat.
•Contoh: kealpaan memfilter karakter-karakter aneh yang
dimasukan sebagai input dari sebuah program sehingga sang
program dapat mengakses berkas atau informasi yang semestinya
tidak boleh diakses.
Salah Konfigurasi
•Contoh: Berkas yang semestinya tidak dapat diubah oleh pemakai
secara tidak sengaja menjadi “writeable”. Apabila berkas tersebut
merupakan berkas yang penting,seperti berkas yang digunakan
untuk menyimpan password,maka efeknya menjadi lubang
keamanan.Kadang kala sebuah komputer dijual dengan
konfigurasi yang sangat lemah.
•Adanya program yang secara tidak sengaja diset menjadi
“setuidroot” sehingga ketika dijalankan pemakai memiliki akses
seperti superuser (root) yang dapat melakukan apa saja.
Salah Menggunakan Program/Sistem
•Kesalahan menggunakan program yang dijalankan dengan
menggunakan account root (super user) dapat berakibat fatal.
Pengujian Keamanan Sistem
•Untuk memudahkan administrator dari sistem informasi
membutuhkan “automated tools”,perangkat pembantu otomatis,
yang dapat membantu menguji atau evaluasi keamanan
sistem yang dikelola.
Contoh Tools Pengujian yang dibuat para hacker
PROBING SERVICES
•Probing: Meraba service apa saja yang tersedia.
•Service di internet umumnya dilakukan dengan menggunakan
protokol TCP atau UDP. Setiap service menggunakan port
berbeda (SMTP untuk menerima dan mengirim email (port 25),
POP3 untuk mengambil email (port 110))
•Kadang kadang beberapa servis harus dimatikan karena
ada kemungkinan dapat dieksploitasi oleh cracke.
•Untuk beberapa service yang berbasisTCP / IP , proses probe
dapat dilakukan dengan menggunakan program Telnet.
OS FINGERPRINTING
•Adalah analisis OS Sistem yang ditujukan agar dapat melihat
database kelemahan sistem yang dituju.
•Metode:
1.Service telnet keserver yang dituju,jika server tersebut kebetulan
menyediakan servis telnet,seringkali ada banner yang
menunjukkan nama OS beserta versinya.
2.Service FTP diport 21.Dengan melakukan telnet keport
tersebut dan memberikan perintah“SYST anda dapat
mengetahui versi dari OS yang digunakan.
3.Melakukan finger ke Webserver,dengan mengguna-kan
program netcat(nc).
Penggunaan Program Penyerang
•Untuk mengetahui kelemahan sistem informasi adalah
dengan menyerang diri sendiri dengan paket program
penyerang yang dapat diperoleh di internet.
•Penyerangan sifatnya pencurian atau penyadapan data
•Penyadapan data bisanya dikenal dengan istilah‘Sniffer’
dengan menyadap password dan informasi yang sensitif.
Penggunaan Sistem Pemantau Jaringan
•Sistem pemantau jaringan (network monitoring)
dapat digunakan untuk mengetahui adanya lubang keamanan.
•Network monitoring biasanya dilakukan dengan menggunakan
protokol SNMP (Simple Network Management Protocol).
Sumber: Diolah dari berbagai sumber
>>>>>TERIMAKASIH<<<<<
Saturday, November 30, 2019
Saturday, November 23, 2019
MANAJEMEN MEMORI (SISTEM OPERASI)
MANAJEMEN MEMORI
Memori adalah pusat dari operasi pada sistem komputer modern,
berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus
diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Memori adalah array besar
dari word atau byte, yang disebut alamat. CPU mengambil
instruksi dari memory berdasarkan nilai dari program counter.
Instruksi ini menyebabkan penambahan muatan dari dan
ke alamat memori tertentu. Sedangkan manajemen memori
adalah suatu kegiatan untuk mengelola memori komputer.
Proses ini menyediakan cara mengalokasikan memori untuk
proses atas permintaan mereka, membebaskan untuk digunakan
kembali ketika tidak lagi diperlukan serta menjaga alokasi
ruang memori bagi proses. Pengelolaan memori utama sangat
penting untuk sistem komputer.
Berikut kami sajikan bahasan-bahasan yang terkait dengan memori :
1.Definisi Manajemen Memori
Manjemen memori (Memory Manager) adalah salah satu
bagian sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan
proses mana yang diletakkan pada antrian. Manajemen memori DOS
merupakan mekanisme pengaturan memori pada sistem operasi DOS.
Sistem operasi berjalan dalam modus real dengan arsitektur
berbasis prosesor intel x86. Dalam modus real, hanya 20-bit
pertama dari bus alamat yang akan digunakan oleh sistem operasi
untuk mengakses memori, sehingga menjadikan jumlah memori
yang dapat diakses hanya mencapai 220=1048576 bytes (1 MB),
dari yang seharusnya 32-bit/40-bit pada prosesor-prosesor modern.
Ada beberapa macam jenis memori diantaranya :
a.Memori Kerja
• ROM/PROM/EPROM/EEPROM
• RAM
• Cache memory
b.Memori Dukung
>Floppy, harddisk, CD, dll.
2.Manajemen Memori
Terdapat 2 (dua) manajemen memori yaitu :
a.Manajeman memori statis
Dengan pemartisian statis, jumlah, lokasi dan ukuran proses
dimemori tidak beragam sepanjang waktu secara tetap.
b.Manajemen memori dinamis
Dengan pemartisian dinamis , jumlah, lokasi dan ukuran proses
dimemori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis.
Manajemen Memori Berdasarkan Alokasi memori Terdapat
2 (dua) cara menempatkan informasi ke dalam memori kerja, yaitu:
a. Alokasi Memori Berurutan (Contiguous Allocation)
Pada alokasi memori berurutan, setiap proses menempati satu
blok tunggal lokasi memori yang berurutan.
Kelebihan : sederhana, tidak ada rongga memory bersebaran,
proses berurutan dapat dieksekusi secara cepat.
Kekurangan : memori boros, tidak dapat disisip apabila tidak
ada satu blok memori yang mencukupi.
b. Alokasi Memori Tak Berurutan (Non Contiguous Allocation)
Program/proses ditempatkan pada beberapa segmen berserakan,
tidak perlu saling berdekatan atau berurutan. Biasanya digunakan
untuk lokasi memori maya sebagai lokasi page-page.
Kelebihan : sistem dapat memanfaatkan _ memori utama secara
lebih efesien, dan sistem operasi masih dapat menyisip proses
bila jumlah lubang-lubang memori cukup untuk memuat proses
yang akan dieksekusi.
Kekurangan : memerlukan pengendalian yang lebih rumit dan
memori jadi banyak yang berserakan tidak terpakai.
c. Penggunaan memori
Pencocokan ukuran informasi ke penggalan memori kerja
disebut sebagai fit. Bagian dari memori kerja yang tidak terpakai
dan letaknya tersebar di banyak wilayah memori kerja disebut
sebagai fragmen. Peristiwa terjadinya fragmen disebut fragmentasi
d. Pencocokan (fit) dan fragmentasi
Beberapa jenis strategi pencocokan antara lain:
1. Cocok pertama (first fit)
Pencocokan terjadi menurut antrian informasi
2. Cocok pertama berdaur (cyclical first fit)
Pencocokan tidak harus dimulai dari urutan penggalan memori
yang pertama, tetapi dapat dilakukan setelah terjadi pencocokan
sebelumnya.
3. Cocok terbaik (best fit)
Pencocokan dilakukan sesuai dengan penggalan memori
yang ukurannya pas.
4. Cocok terburuk (Worst fit)
Informasi akan menempati penggalan yang ukurannya terbesar.
e. Fragmentasi
Menurut prosesnya terdapat dua macam fragmentasi :
a. Fragmentasi internal
Kelebihan memori pada penggalan memori ketika penggalan
memori itu menerima penggalan informasi yang berukuran
kurang dari ukuran penggalan memori.
b. Fragmentasi Ekternal
Penggalan memori bebas yang ukurannya terlalu kecil untuk
dapat menampung penggalan informasi yang akan dimuat ke
penggalan memori itu.
Contoh : Proses.
3. Fungsi manajemen memori :
Manajemen memori sangat penting untuk memproses dan
fasilitas masukan/keluaran secara efisien, sehingga memori
dapat menampung sebanyak mungkin proses dan sebagai upaya
agar pemrogram atau proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik
di sistem komputer.
Berikut ini kami sebutkan fungsi manajemen memori diantaranya :
1.Mengelola informasi memori yang dipakai dan tidak dipakai.
2.Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.
3.Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai.
4.Mengelola swapping antara memori utama dan disk.
4. Manajemen memori berdasarkan keberadaan swapping/paging
Terbagi dua yaitu :
1.Manajemen tanpa swapping atau paging
Yaitu manajemen memori tanpa pemindahan citra proses antara
memori utama dan disk selama eksekusi. Yang terdiri dari :
Ø Monoprogramming, ciri-cirinya:
- Hanya satu proses pada satu saat
- Hanya satu proses menggunakan semua memori
- Pemakai memuatkan program ke seluruh memori dari disk/tape
- Program mengambil kendali seluruh mesin
Ø Multiprogramming Dengan Pemartisian Statis
Terbagi dua :
- Pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran sama, yaitu ukuran
semua partisi memori adalah sama.
- Pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran berbeda, yaitu ukuran
semua partisi memori adalah berbeda.
Strategi Penempatan Program Ke Partisi
Satu Antrian Tunggal Untuk Semua Partisi
Keuntungan : Lebih fleksibel serta implementasi dan operasi
lebih minimal karena hanya mengelola satu antrian.
Kelemahan : Proses dapat ditempatkan di partisi yang banyak
diboroskan, yaitu proses kecil ditempatkan di partisi
sangat besar.
Satu Antrian Untuk Tiap Partisi (banyak antrian utk Seluruh Partisi)
Keuntungan: Meminimalkan pemborosan memori
Kelemahan : Dapat terjadi antrian panjang di suatu partisi
sementara antrian partisi - partisi lain kosong.
2.Manajemen dengan swapping atau paging
Swapping : pemindahan proses dari memori utama ke
disk dan kembali lagi.
1.Multiprogramming dengan Pemartisisan Dinamis
Jumlah , lokasi dan ukuran proses di memori dapat beragam
sepanjang waktu secara dinamis.
Kelemahan:
- Dapat terjadi lubang-lubang kecil memori di antara
partisi-partisi yang dipakai.
- Merumitkan alokasi dan dealokasi memori.
2.Pencatatan Pemakaian memori
- Pencatatan memakai peta bit (Bit Map).
- Pencatatan memakai linked list.
Memori adalah pusat dari operasi pada sistem komputer modern,
berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus
diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Memori adalah array besar
dari word atau byte, yang disebut alamat. CPU mengambil
instruksi dari memory berdasarkan nilai dari program counter.
Instruksi ini menyebabkan penambahan muatan dari dan
ke alamat memori tertentu. Sedangkan manajemen memori
adalah suatu kegiatan untuk mengelola memori komputer.
Proses ini menyediakan cara mengalokasikan memori untuk
proses atas permintaan mereka, membebaskan untuk digunakan
kembali ketika tidak lagi diperlukan serta menjaga alokasi
ruang memori bagi proses. Pengelolaan memori utama sangat
penting untuk sistem komputer.
Berikut kami sajikan bahasan-bahasan yang terkait dengan memori :
1.Definisi Manajemen Memori
Manjemen memori (Memory Manager) adalah salah satu
bagian sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan
proses mana yang diletakkan pada antrian. Manajemen memori DOS
merupakan mekanisme pengaturan memori pada sistem operasi DOS.
Sistem operasi berjalan dalam modus real dengan arsitektur
berbasis prosesor intel x86. Dalam modus real, hanya 20-bit
pertama dari bus alamat yang akan digunakan oleh sistem operasi
untuk mengakses memori, sehingga menjadikan jumlah memori
yang dapat diakses hanya mencapai 220=1048576 bytes (1 MB),
dari yang seharusnya 32-bit/40-bit pada prosesor-prosesor modern.
Ada beberapa macam jenis memori diantaranya :
a.Memori Kerja
• ROM/PROM/EPROM/EEPROM
• RAM
• Cache memory
b.Memori Dukung
>Floppy, harddisk, CD, dll.
2.Manajemen Memori
Terdapat 2 (dua) manajemen memori yaitu :
a.Manajeman memori statis
Dengan pemartisian statis, jumlah, lokasi dan ukuran proses
dimemori tidak beragam sepanjang waktu secara tetap.
b.Manajemen memori dinamis
Dengan pemartisian dinamis , jumlah, lokasi dan ukuran proses
dimemori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis.
Manajemen Memori Berdasarkan Alokasi memori Terdapat
2 (dua) cara menempatkan informasi ke dalam memori kerja, yaitu:
a. Alokasi Memori Berurutan (Contiguous Allocation)
Pada alokasi memori berurutan, setiap proses menempati satu
blok tunggal lokasi memori yang berurutan.
Kelebihan : sederhana, tidak ada rongga memory bersebaran,
proses berurutan dapat dieksekusi secara cepat.
Kekurangan : memori boros, tidak dapat disisip apabila tidak
ada satu blok memori yang mencukupi.
b. Alokasi Memori Tak Berurutan (Non Contiguous Allocation)
Program/proses ditempatkan pada beberapa segmen berserakan,
tidak perlu saling berdekatan atau berurutan. Biasanya digunakan
untuk lokasi memori maya sebagai lokasi page-page.
Kelebihan : sistem dapat memanfaatkan _ memori utama secara
lebih efesien, dan sistem operasi masih dapat menyisip proses
bila jumlah lubang-lubang memori cukup untuk memuat proses
yang akan dieksekusi.
Kekurangan : memerlukan pengendalian yang lebih rumit dan
memori jadi banyak yang berserakan tidak terpakai.
c. Penggunaan memori
Pencocokan ukuran informasi ke penggalan memori kerja
disebut sebagai fit. Bagian dari memori kerja yang tidak terpakai
dan letaknya tersebar di banyak wilayah memori kerja disebut
sebagai fragmen. Peristiwa terjadinya fragmen disebut fragmentasi
d. Pencocokan (fit) dan fragmentasi
Beberapa jenis strategi pencocokan antara lain:
1. Cocok pertama (first fit)
Pencocokan terjadi menurut antrian informasi
2. Cocok pertama berdaur (cyclical first fit)
Pencocokan tidak harus dimulai dari urutan penggalan memori
yang pertama, tetapi dapat dilakukan setelah terjadi pencocokan
sebelumnya.
3. Cocok terbaik (best fit)
Pencocokan dilakukan sesuai dengan penggalan memori
yang ukurannya pas.
4. Cocok terburuk (Worst fit)
Informasi akan menempati penggalan yang ukurannya terbesar.
e. Fragmentasi
Menurut prosesnya terdapat dua macam fragmentasi :
a. Fragmentasi internal
Kelebihan memori pada penggalan memori ketika penggalan
memori itu menerima penggalan informasi yang berukuran
kurang dari ukuran penggalan memori.
b. Fragmentasi Ekternal
Penggalan memori bebas yang ukurannya terlalu kecil untuk
dapat menampung penggalan informasi yang akan dimuat ke
penggalan memori itu.
Contoh : Proses.
3. Fungsi manajemen memori :
Manajemen memori sangat penting untuk memproses dan
fasilitas masukan/keluaran secara efisien, sehingga memori
dapat menampung sebanyak mungkin proses dan sebagai upaya
agar pemrogram atau proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik
di sistem komputer.
Berikut ini kami sebutkan fungsi manajemen memori diantaranya :
1.Mengelola informasi memori yang dipakai dan tidak dipakai.
2.Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.
3.Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai.
4.Mengelola swapping antara memori utama dan disk.
4. Manajemen memori berdasarkan keberadaan swapping/paging
Terbagi dua yaitu :
1.Manajemen tanpa swapping atau paging
Yaitu manajemen memori tanpa pemindahan citra proses antara
memori utama dan disk selama eksekusi. Yang terdiri dari :
Ø Monoprogramming, ciri-cirinya:
- Hanya satu proses pada satu saat
- Hanya satu proses menggunakan semua memori
- Pemakai memuatkan program ke seluruh memori dari disk/tape
- Program mengambil kendali seluruh mesin
Ø Multiprogramming Dengan Pemartisian Statis
Terbagi dua :
- Pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran sama, yaitu ukuran
semua partisi memori adalah sama.
- Pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran berbeda, yaitu ukuran
semua partisi memori adalah berbeda.
Strategi Penempatan Program Ke Partisi
Satu Antrian Tunggal Untuk Semua Partisi
Keuntungan : Lebih fleksibel serta implementasi dan operasi
lebih minimal karena hanya mengelola satu antrian.
Kelemahan : Proses dapat ditempatkan di partisi yang banyak
diboroskan, yaitu proses kecil ditempatkan di partisi
sangat besar.
Satu Antrian Untuk Tiap Partisi (banyak antrian utk Seluruh Partisi)
Keuntungan: Meminimalkan pemborosan memori
Kelemahan : Dapat terjadi antrian panjang di suatu partisi
sementara antrian partisi - partisi lain kosong.
2.Manajemen dengan swapping atau paging
Swapping : pemindahan proses dari memori utama ke
disk dan kembali lagi.
1.Multiprogramming dengan Pemartisisan Dinamis
Jumlah , lokasi dan ukuran proses di memori dapat beragam
sepanjang waktu secara dinamis.
Kelemahan:
- Dapat terjadi lubang-lubang kecil memori di antara
partisi-partisi yang dipakai.
- Merumitkan alokasi dan dealokasi memori.
2.Pencatatan Pemakaian memori
- Pencatatan memakai peta bit (Bit Map).
- Pencatatan memakai linked list.
5. Sistem Buddy
Sistem buddy adalah algoritma pengelolaan memori yang
memanfaatkan kelebihan penggunaan bilangan biner dalam
pengalamatan memori. Karakteristik bilangan biner digunakan
untuk mempercepat Penggabungan lubang-lubang berdekatan
ketika proses terakhir atau dikeluarkan. Mekanisme pengelolaan
sistem buddy tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan.
Keunggulan Sistem Buddy
1. Sistem buddy mempunyai keunggulan dibanding algoritma-
algoritma yang mengurutkan blok-blok berdasarkan ukuran.
Ketika blok berukuran 2k dibebaskan, maka manajer memori
hanya mencari pada senarai lubang 2k untuk memeriksa
apakah dapat dilakukan penggabungan. Pada algoritma
algoritma lain yang memungkinkan blok-blok memori dipecah
dalam sembarang ukuran, seluruh senarai harus dicari.
2. Dealokasi pada sistem buddy dapat dilakukan dengan cepat.
Kelemahan Sistem Buddy
1. Utilisasi memori pada sistem buddy sangat tidak efisien.
2. Masalah ini muncul dari dari kenyataan bahwa semua permintaan
dibulatkan ke 2k terdekat yang dapat memuat.
Proses berukuran 35 kb harus dialokasikan di 64 kb, terdapat
29 kb yang disiakan. Overhead ini disebut fragmentasi internal
karena memori yang disiakan adalah internal terhadap
segmen-segmen yang dialokasikan.
Sumber: http://sistemoperasitakbirmiswar.blogspot.com/2016/04/manajemen-memori.html
>>>>>TERIMAKASIH<<<<<
Saturday, November 16, 2019
Subscribe to:
Posts (Atom)
ARSITEKTUR & ORGANISASI KOMPUTER (UNIT MASUKAN & KELUARAN)
UNIT MASUKAN DAN KELUARAN Definisi dan Fungsi: Unit masukan dan keluaran merupakan bagian komponen utama dari sistem komputer ...
-
METODE PENANGANAN DEADLOCK Algoritma OSTRICH Algoritma Ostrich sama juga dengan algoritma banker dan algoritma safety hanya algoritma ...
-
SISTEM PAGING B. Sistem Paging Sistem paging mengimplementasikan ruang alamat besar pada memori kecil menggunakan index register, bas...
